Kamis, 01 September 2016

DINAMIKA KELOMPOK

Sejarah Dinamika Kelompok
Zaman yunani

  • Pada masa ini berkembang ajaran plato, bahwa daya-daya pada individu tercermin dalam struktur masyarakat
  • Masing masing struktur masyarakat tersebut merupakan kelompok yang terpisah satu sama lain dan tiap-tiap golongan memiliki norma yang berfungsi sebagai pemersatu dan pedoman dalam interaksi sosial antar anggota masing-masing golongan.
  • Pada masa ini ikatan persatuan dan interaksi sosial terjalin dengan kuat, sehingga masing-masing golongan mempertahankan kesatuannya dan tidak terpecah-pecah dalam kelompok/golongan yang lebih kecil.
Zaman liberalism

  • Pengaruh cara berfikir bebas mengakibatkan individu bebas menentukan segala sesuatu bagi dirinya dan tiap individu tidak bisa menentukan individu lain dalam kehidupan
  • Kebebasan ini justru membawa malapetaka pada individu, karena individu merasa tidak mempunyai pedoman kehidupan, sehingga mereka merasa tidak memiliki kepastian.
  • Kondisi tersebut membuat individu merasa ketakutan, sehingga beberapa cara merka tempuh untuk menghilangkan ketakutan dan memperoleh pedoman dalam menjalin hubungan.
  • Gagasan individu yang muncul pada saat itu adalah mengadakan perjanjian sosial antara sesame dan hal lain tersebut dirumuskan dalam Negara yang diharapkan dapat menjamin hidup mereka
Zaman ilmu jiwa bangsa-bangsa

  • Pada masa ini Moritz Lazarus dan Stanley hall mempelopori untuk mengadakan suatu penyelidikan terhadap bangsa primitive yang memiliki ciri khas didalam kehidupannya
  • Penyidikan dilakukan terhadap adat dan bahasa rakyat dan hubungannya dengan tingkah laku masyarakat primitive
  • Hasil penyelidikan adat dan bahasa menimbulkan homogenitas pada masyarakat sehingga setiap sikap dan tingkah laku anggota masyarakat tidak berbeda satu sama lain
  • Hal ini disebabkan karena adat dan bahasa rakyat menimbulkan kesamaan psikologi, dan ini tercermin dalam tingkah laku
  • Teori ini berkembang bahwa setiap masyarakat  yang mempunyai kesamaan psikologi menjadi suku bangsa tertentu, lengkap dengan kepribadian masing-masing
Zaman gerakan massa

  • Adanya bentuk pemerintahan otokrasi dengan segala bentuk penekanannya mengakibatkan masyarakat menunjukkan pergolakan untuk membebaskan diri dan membentuk pemerintahan yang diinginkan
  • Gerakan massa ini mendorong Gustave Le Bon melakukan penyelidikan secara intensif dan mendalam pada gerakan masa
  • Hasil penyelidikan menunjukan bahwa dalam gerakan masa timbul apa yang dinamakan sugesti, yang mengakibatkan dalam setiap gerakan massa tersebut individu kehilangan control diri terhadap mereka
  • Apabila ditinjau, masa yang memiliki gerakan sedekemikian hebat, tentu massa tersebut memiliki anggota, norma, pimpinan dan tujuan yang hal ini tidak ubanya seperti berbentuk suatu kelompok

Zaman psikologi sosial

  • Penyelidikan terhadap massa memberikan motivasi kepada ahli untuk mengadakan penyelidikan lebih mendalam terhadap massa, meskipun resikonya besar
  • Pada abad ke-20 para ahli mengubah arah penyelidikan dan mereka lebih tertarik untuk mengadakan penyelidikan terhadap gejala-gejala psikis dalam situasi tertentu.
  • Edward A. Ross mengadakan penyelidikan terhadap hubungan psikis terhadap individu dengan lingkungannya
  • Dalam meninjau situasi sosial maka situasi tersebut adalah situasi yang mengakibatkan berkumpulnya sejumlah individu pada saat tertentu
  • Hal ini tidak berbeda dengan anggapan bahwa situasi sosial berarti membawa pula adanya kelompok
Zaman dinamika kelompok

  • Erich Fromm mengawali kegiatan penyelidikannya yang disusun dalam buku escape from freedom untuk menunjukan perlunya individu bekerja sama dengan individu lain, hingga timbul solidaritad dalam kehidupannya
  • Hal ini disebabkan terdorong oleh adanya keinginan individu untuk memperoleh kepastian dalam kehidupan ketika hasrat kepastian ini hanya diperoleh apabila masing-masing individu memiliki rasa solidaritas
  • Moreno mengemukakan bahwa perlunya kelompok-kelompok seperti keluarga, kelompok kerja, regu belajar, ketika didalam kelompok itu terdapat sesame saling menolong, hingga kohesi menjadi kuat, dan kelompok makin kuat kohesinya, makin kuat moralnya.
  • Kurt Lewin menyimpulkan bahwa tingkah laku individu sangat dipengaruhi oleh kelompok yang menjadi anggotanya. Jadi jelas bahwa kelompok itu memang benar-benar mempunyai pengaruh terhadap kehidupan individu.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : DINAMIKA KELOMPOK

0 komentar:

Posting Komentar