1.
Stadium
tidur
Stadium
tidur ditentukan oleh gambaran khas dari pemeriksaan: Polysomnography
(PSG)
- EEG (Electro Encephalography)
- EOG (Electro Oculogram) = ENG
- · EMG ( Electro Myogram)
PSG
menunjukkan2 stadium tidur:
- Non Rapid Eye Movement (NREM) Sleep (4 tahap)
- Rapid Eye-Movement (REM) Sleep
2. Rekaman
EEG pada Sleep-wake (sircardian) cycle:
a. Bangun:
a. Bangun:
·
Aktivitas alpha (keadaan tenang dan mata
tertutup)
·
Aktivitas beta (membuka mata)
b. Tidur
N REM Tahap:
·
Aktivitas theta
·
Sleep Spinde
dan K Complex
·
Aktivitas delta (Slow wave)
·
Aktivitas delta makin banyak
c. Tidur
REM:
·
Aktivitas desinkronisasi, mirip N REM
tahap 1
·
Tetapi disertai REM, mirip keadaan bangun dan paralysis otot
3. LAMA
DAN POLA TIDUR
Observasi
siklus tidur-bangun (sleep-wake cycle) pada manusia menunjukkan hubungan
dengan usia
a. Lama waktu tidur
•
Bayi tidur selama 16-20 jam sehari
•
Anak-anak selama 10-12 jam, pada
•
Usia 10 tahun waktu tidur turun menjadi
9-10 jam
•
Dewasa muda menjadi 7-7,5 jam
•
Usia tua turun pelan-pelan menjadi 6,5 jam.
b. Pola tidur
·
Bayi (beberapa minggu pertama) ->
Irama sirkadian
·
Bayi matang (> 1 th) ->
tidur pagi ->
tidur siang
·
Umur 3-4 th ->
konsolidasi ->
tidur malam yang panjang tetapi > ½ populasi dunia ->
tidur siang sebentar (termasuk Indonesia)
·
Usia tua -> timbul
fragmentasi pola tidur:
# Bangun
malam makin sering
# Tidur
siang makin sering -> micro sleep -> long nap
·
Dementia siklus tidur terbalik
4. Organisasi
tidur
- Tidur, biasanya mulai NREM tahap 1-4 dalam waktu 40-60 menit.
- Tahap 3-4 (Slow wave) terutama pada 1/3 awal tidur, dewasa muda 15-20% sedangkan orang tua berkurang sampai hilang.
- Stadium REM biasanya terjadi pada jam ke-2, bila onset REM lebih cepat (< 30 menit) -> keadaan Patologis (Narcolepsy, depresi endogen dll)
- Pergantian N REM dan REM rata-rata 90-110 menit (Ultradian cycle) -> 4-6 kali semalam
- REM : 20 –20% waktu tidur
- N REM tahap 1-2 : 50 – 60%, orang tua
N REM tahap 3-4 : 15 – 20 %, orang tua ¯
/ (-)
5.
Mimpi
a. Stadium
REM
•
Dapat diingat kembali
•
Mudah dibangunkan
b. Stadium
N REM tahap 3-4
•
Kurang bisa diingat lagi
•
Sulit dibangunkan (> 5 menit)
•
Disorientasi & binggung
6.
Beberapa
gangguan tidur
a. Insomnia
o
Sulit memulai dan mempertahankan tidur
o
Sdh tidur tp merasa kurang terus (bad
quality)
o
WALAUPUN ADA
KESEMPATAN TIDUR DAN CUKUP WAKTU UNTUK TIDUR
b. Narkolepsi
• Mengeluh
ngantukan atau mendadak otot lemah
• Hilangnya
tonus otot postular bilateral mendadak berhub dg emosi (katapleksi)
c. Sleep Related
Breathing disorder
- Obstructive sleep apneu
- Central sleep apneu
d. Parasomnia
- Gerakan dan pengalaman tdk diinginkan yg muncul ketika mulai tertidur, selama tidur atau saat akan bangun
- Perilaku nya bisa bertujuan dan kompleks
# sleep
related movement disorder
- Restless legs syndrome
dorongan
kuat utk menggerakkan kaki krn rasa tdk nyaman, berkurang dg gerakan, muncul
bila diam
- Periodic limb movement disorder
4
gerakan berturut2 selama 0,5 – 5 detik dg jarak 5 – 90 detik
- Sleep related leg cramps
- Sleep related rhytmic disorder
semoga bermanfaat

0 komentar:
Posting Komentar