1.
Efek developmental dan aktivasi hormon seks
Hormon mempengaruhi seks melalui dua cara:
a. Mempengaruhi perkembangan( mulai dari konsepsiàkematangan
karakter seksual laki-laki dan perempuan)
b. Mengaktifkan prilaku (terkait reproduksi pada orang
dewasa yg matang)
2.
Sistem Neuroendokrin
a. Kelenjar (glands), Ada 2 tipe:
· Ensokrin : melepaskan bahan-bahan kimia ke dalam
pembuluh, yang mengangkutnya ke target, sebagian ke permukaan tubuh (mis;
kelenjar keringat)
· Endokrin : (kelenjar tanpa pembuluh)melepaskan bahan kimia mereka, disebut dgn hormon.
Secara langsung ke dalam sistem sirkulatorik menuju targetnya.
b. Golongan-golongan hormon :
Sebagian besar termasuk dalam salah satu di antara tiga golongan:
· Derivat asam amino (ex; epinefrin)
· Peptida dan protein (ex; rantai-rantai asam animo)
· Steroid (disentesis dari kolestrol), memiliki peran
penting dalam perkembangan dan perilaku seks
c. Gonad adalah
Testis pada laki-laki dan ovarium perempuan, Mereka
menghasilkan sperma dan ovum, Memproduksi dan melepaskan hormon steroid,
Dua golongan utama hormon gonadal : androgen dan
esterogen (testoteron adalah androgen terbanyak dan estrodiol adalah yg paling
sedikit.
d. Hormon-hormon pituitari:
Kelenjar pituitari disebut master gland (kelenjar master)
karena sebagian besar hormonnya adalah hormon tropik (yaitu berfungsi
mempengaruhi pelepasan hormon dari kelanjar-kelenjar lain).
3.
Pituatari
Kelenjar pituitari sebenarnya ada dua kelenjar:
a. Anterior (banyak melepas hormon tropikàmaster gland)
b. Posterior
Keduanya menyatu selama proses perkembangan biologis
4.
Kontrol Pituitari anterior, posterior oleh hipotalamus
a. Dua mekanisme berbeda, yaitu mekanisme anterior dan
posterior
·
Pituitari
posterior hormon utamanya vasopresin dan oxitosin yaitu hormon peptida yg
disintesa di badan sel neuron dalam nuklei paraventrikuler dan nuklei
supraoptik hipotalamus.
·
Mereka
diangkut sepanjang akson oleh neuron-neuron ke terminal-terminal mereka di
pituitari posterior dan disimpan sampai tibanya daya aktif yg melepaskan
mereka.
b. Neuron yg melepaskan hormon ke dalam sirkulasi umum
disebut neurosekretory cells (sel-sel neurosekretorik)
c. oksitosin menstimulasi kontraksi uterus dan keluarnya air
susu selama menyusui
d. Vesopresin (antidiuretik hormon) memfasilitasi
penyerapan-kembali air oleh ginjal.
e. Pelepasan hormon diatur oleh tiga macam sinyal berbeda:
·
Sinyal
dari saraf
·
Sinyal
dari hormon
·
Sinyal
dari bahan kimia nonhormonal dalam darah
5.
Hormon dan perkembangan seksual
¨ Manusia bersifat dismorfik artinya; laki-laki dan
perempuan diarahkan oleh hormon
¨ Deferensial seksual pada mamalia dimulai wkt
fertilisasi(pembuahan) dgn dihasilkan zigot; zigot dgn pasangan kromosom XX
(perempuan) dan XY (laki-laki)
¨ 6 mgg setelah konsepsi baik laki-laki dan perempuan
memiliki dua set reproduktive duct (saluran reproduksi) lengkap: a. Sistem
wolffian (laki), b. Sistem Mullerian (perempuan)
¨ Pada bulan ketiga pada fetal laki-laki memproduksi
testosteron dan substansi penghambat-MullerianàMullerian berdegenerasi, sehingga testis turun ke dlm
scrotum
¨ Pada perempuan: Sistem Mullerian berkembang selama tidak
terpapar testosteron.
6.
Organ reproduksi ekternal
pada bulan ke dua kehamilan organ-organ reproduksi ekternal terdiri atas 4 bagian;
-
Gland
(pada lelaki menjadi kepala penis, klitoris pd wanita)
-
Lipatan
utretral (menyatu pada lelaki, pada wanita menjadi labia minora)
-
Badan
lateral(menjadi batang penis pada lelaki, tudung klitoris pada wanita)
-
Pembengkakan
labioscrotal(menjadi scrotum pd lelaki, menjadi labia mayora pd wanita)
7.
Pubertas
·
Masa
transisi dari anak-anak menjadi dewasa
·
Berhubungan
dengan meningkatnya pelepasan hormon di pituitari anterior
·
Hormon
pertumbuhan (growt hormon) meningkatà laju pertumbuhan meningkatà
Memicu peningkatan gonadotropik dan adenokortikotropik
8.
Hipotalamus dan perilaku seks pada pria
- Daerah preoptik medial (termasuk sexually dimorphic nucleus) adalah daerah hipotamus yg memiliki perann kunci dlm prilaku seks pria.
- Destruksi atau kerusakan bisa menghilangkan prilaku seks pada mamalia jantan
- Terdapat perbedaan struktur hipotalamus laki-laki dan perempuan, terutama bag anterior
9.
Tahap menstruasi
- FSH dikeluarkan oleh hipofise anterioràfolikel primer berkembang dlm ovarium menjadi folikel de Graaf yg menghasilkan esterogen
- Esterogen menekan FSHàhipofise anterior mengeluarkan LH
- Produksi FSH dan LH dipengarui RH
- Dibawah RH folikel de Graaf makin matang dan mengeluarkan esterogen
- Esterogen menyebabkan endometrium menebal (masa proliferasi)
- Dibawah pengaruh LH folikel de Graaf matang dan terjadi ovelasi
- Setelah ovulasi terjadi, terbentuk korpus rubrum (merah)àmenjadi korpus luteum (kuning)
- Korpus luteum menghasilkan hormon progesteron àkelenjar endometrium berlekuk dan bersekresi (masa sekresi)
- Bila tdk ada pembuahan, korpus luteum berdegradasiàkadar esterogen dan progesteron menurunàterjadi degradasi dan perdarahan
10. Saat
terjadi kehamilan
Setelah terjadi konsepsi dan implantasi, tropoblas
mensekresi hCG (human chorionic gonadotropin) àkorpus luteum dipertahankan sehingga kadar esterogen dan
progesteron seimbang.
11. Spermatogenesis
·
Terjadi
di tubulus seminiferus, selama masa seksual aktif akibat stimulasi hormon
gonadotropin di hipofise anterior
·
Memerlukan
waktu 64 hari dari spermatogonia menjadi sperma matang
·
Ada
tiga tahap ;
o
Proliferasi
mitotik
o
Meiosis
pengemasan
·
Berdasarkan
jenis kromosom seks dibedakan :
o
Male
sperm (mengandung kromosom Y)
o
Famele
sperm (kromosom X)
·
Sperma
dibuat dlm jumlah banyak tidak saat itu dikeluarkan, namun disimpan di
epididimis dlm keadaan tidak aktif (jumlah sedikit), dan di ampula duktus
deferens dlm jumlah banyak selama sebulan.
·
Sperma
normal;
o
Gerakan
flagela 1-4 mm/menit
o
Bentuk
normal (kepala, ekor)
·
Klimakterium
;
o
Fungsi
seksual yg menurun pada pria perlahan mulai
usia 40 tahun.
o
Yg
disebabkan karena menurunnya sekresi hormon testosteron
12. Prilaku
menyimpang seksual
a. Jenis-jenis penyimpangan seksual;
o
Homoseksual
; disorientasi pasangan seksual (gay pada laki-laki dan lesbi pada wanita)
o
Sadomasokisme
; kepuasan seksual dgn terlebih dahulu menyakiti atau menyiksa pasangan
o
Masokisme
; dgn sengaja membiarkan dirinya disakiti atau disiksa
o
Eksibisionisme
; mendapat kepuasan seks dgn memperlihatkan alat kelamin, bila korban jijik,
menjerit dan takut dia semakin terangsang
- Voyeurisme (scoptophilia) artiya mengintip . Memperoleh kepuasan dgn mengintip.
- Fetishisme ; disalurkan dgn maturbasi dgn BH, celana dalam dll
- Pedofilia ; mencapai kepuasan bila berhubungan dgn anak kecil
- Bestially ; orientasi seksual pada hewan
- Incest ; orientasi seks pada keluarga sdr non suami istri (bisa ayah, ibu, saudara laki atau wanita)
- Necrophilia ; orientasi seks pada org yg mati
- Sodomi ; oleh pria yg suka anal seks
- Frotteurisme ; dgn cara menggesekan alat kelamin ke tubuh wanita di tmpt umum
- Zoophilia ; orientasi pada hewan
- Gerontofolia ; pelaku jatuh cinta dan mencari kepuasan seks pada orang yg sudah berusia lanjut
SEMOGA BERMANFAAT VROO
Kok gaada daftar pustakanya ?
BalasHapus