Senin, 29 Agustus 2016

SISTEM VISUAL



1.      CAHAYA
Merupakan gel elektromagnetik dgn panjang : 380-760 nanometer, Panjang gelombang untuk menentukan persepsi warna, Intensitas cahaya berperan untuk kontras gelap-terang (brightness).
2.      PUPIL dan LENSA
Banyaknya cahaya yang mencapai retina diatur oleh jaringan kontraktil berbentuk donat yang disebut iris. Cahaya masuk melalui pupil (lubang di iris). Penyesuaian ukuran pupil, respon terhadap perubahan iluminasi sensitivity dan acuity.
Lensa, bentuk silindris, terletak di belakang pupil. Memfokuskan cahaya yang datang ke retina. Memiliki ligamen untuk mempertahankan posisi. Disesuaikan oleh ciliary muscles. Merefraksi (membelokan cahaya untuk mendekatkan obyek ke fokus yang tajam). Akomodasi: kemampuan lensa untuk memfokuskan gambar pada retina.
3.      RETINA

  •   Cahaya diteruskan ke retina dari pupil dan lensa

  •  Lapisan paling dalam pd mataà lapisan penerima cahaya.

  •  Retina terdiri dari 5 lapisan neuron;

v  Reseptor, horizontal cells, bipolar cells, amacrine cells dan retinal ganglion cells
o   Membran lunak, rapuh, tipis. Tebal dari 0,4 mm dekat masuknya saraf optikus smpai 0,1 mm pd orra serata.
o   Warna merah ungu krn adanya rodopsin.
o   Mpy bintik kuning (makula lutea)
o   Elemen peka cahaya mengandung sel-sel batang & kerucut. Sel batang utk intensitas cahaya rendah  
o   Sel kerucut: utk penglihatan cahaya terang & utk penglihatan warna. Letak di pusat retina.

4.      Anatomi dan Fisiologi Lintasan Penglihatan

v  ANTERIOR :
Retina, N. Optikus, Kiasma optikus
v  POSTERIOR :
              Traktus optikus, Genikulus lateralis, Radiatio optikus, Korteks visualis

5.      Pembiasan cahaya
Lensa berperan penting pd pembiasan cahaya (refraksi)àlensa membelokkan cahaya agar cahaya dpt difokuskan di Retinaàdr retina cahaya diubah mjd impuls yg dihantarkan mll n.optikus ke pusat penglihatan di lobus occipitalis otak.
6.      Refraksi mata
Sistem lensa mata yang positif menyebabkan terkumpulnya sinar hasil pembiasan pada retina.Posisi bintik kuning retina sendiri terletak pada garis median dari system lensa mata.  à Bila sinar datang sejajar sumbu utama akan dibelokan melalui jari-jari lensa, sedangkan bila sinar datang melalui pusat kelengkungan lensa akan diteruskan dan bila sinar datang dari arah selain itu akan dibelokan sejajar sumbu utama.
7.      Kelainan refraksi mata
Kelainan refraksi mata dihasilkan dari penurunan dan penambahan konvergensi sistem lensa mata. 2 jenis kelainan dasar refraksi mata, yaitu hipermetropi dan miopi

v  Miopia
Pada miopi, refraksi sinar terlalu konvergen, sehingga bayangan terbentuk di depan retina. Penderita miopi memiliki visus < 6/6 dan kesulitan melihat benda yang terletak jauh. Secara prinsip, penderita miopi terlalu sering menggunakan akomodasi mata. M ciliaris menjadi lebih rigid, tonusnya meningkat dan fleksibilitasnya menurun, sehingga lambat laun panjang m Ciliaris semakin memendek. Solusi menambahkan lensa cekung (minus) di depan mata.
v  Hipermetropi
Pada hipermetropi, refraksi sinar kurang konvergen, sehingga bayangan terbentuk di belakang retina. Penderita hipermetropi memiliki visus normal, namun kesulitan melihat benda yang terletak dekat. Secara prinsip, m. ciliaris penderita hipermetropi mengalami kelemahan karena proses degenerasi, tonusnya menurun dan fleksibilitasnya meningkat, sehingga lambat laun panjang m Ciliaris semakin memajang. Solusi ; menambah konvergensi dengan menambahkan lensa cembung (plus) di depan mata.
v  ASTIGMATISMA (silinder)
Sinar yg masuk mata tidak dipusatkan pd satu titik, tetapi tersebar atau menjadi sebuah garis. Terjadi krn permukaan kornea tidak teratur. Mata normal mpy permukaan kornea yg licin, mpy kelengkungan yg sama pd setiap bagiannya. Akibat yg dirasakan pd astigmatisma: seperti melihat pd cermin yg tidak rata
v  Astigma
Kelainan astigmatisma àdapat diturunkan (didapat sejak lahir) atau didapat akibat peradangan kornea. Dikoreksi dg kaca mata silinder,yang akan mengimbangi kelengkungan kornea yg terganggu.
v  Presbiop (Mata Tua)
Terjadi akibat hilangnya kekenyalan lensa, yg menyulitkan lensa utk menjadi cembung saat melihat dekat. Keluhan: sukar melihat dekat, terutama melihat tulisan kecil pd jarak dekat à dg menjauhkan kertas yg dibaca, orang dg presbiop dpt membaca lebih jelas. Sampai usia 40 th, umumnya tidak sulit utk melihat dekat. Keluhan presbiop banyak terjadi pd usia > 40 th. Dikoreksi dg kaca mata baca (lensa +, utk membantu mata berakomodasi.


 Semoga Bermanfaat Vroo

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : SISTEM VISUAL

1 komentar:

  1. Slots Machines at Borgata Hotel Casino & Spa | JtmHub
    Slots 진주 출장마사지 machines at Borgata Hotel Casino & 포항 출장마사지 Spa is an interactive, 군산 출장안마 virtual and interactive gaming experience 김포 출장샵 that includes live casino, 광양 출장안마 table games,

    BalasHapus